Welcome to Enersi.com

Monday, August 6, 2012

UKG Acuan Evaluasi Bagi LPTK

Uji Kompetensi Guru (UKG) online tahap 1 yang digelar Kemdikbud telah selesai. Hingga hari Sabtu (4/08) lalu, sebanyak 460 ribu hasil UKG tersebut telah diketahui. Proses penilaian masih berlangsung hingga tanggal 12 Agustus 2012. "Masih ada satu minggu lagi, saya optimis masih bisa mencapai angka 700 ribu," demikian diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh," saat ditanya mengenai evaluasi UKG, di Yogyakarta, Minggu (5/08).

UKG selain sebagai acuan pemetaan kompetensi guru, juga akan digunakan untuk melihat kualitas Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) yang merupakan produsen guru. Hasil UKG ini akan menjadi koreksi bagi semua LPTK baik negeri maupun swasta. "Nanti kita petakan semua, misalkan perguruan tinggi X, saya sampaikan, ini loh lulusan sampean nilainya seperti ini, jadi untuk koreksi sekalian," ujarnya.

Mendikbud menyatakan perbaikan kompetensi merupakan pekerjaan besar. Tantangan harus dijalani dan kritik tidak akan pernah berhenti . "Tapi kita tidak boleh mundur. Murid saja diuji, apalagi gurunya.Jadi ada instrospeksi diri. Intinya, perbaikan tidak boleh berhenti," kata Menteri Nuh.

Hasil sementara, rata-rata nilai UKG tahap 1 adalah 44. Hasil tersebut, kata Mendikbud, adalah cermin kondisi guru kita saat ini. "Tidak usah malu, dan jangan merasa terhina, ini adalah usaha kita untuk menilai segala sesuatu secara fair," katanya. Dengan hasil tersebut, Mendikbud menegaskan proses perbaikan kompetensi guru ini tidak boleh mundur. "UKG ini proses perbaikan kompetensi, jangan hanya karena komputer ngadat kita berhenti," katanya. Ayo tetap semangat untuk UKG online Bapak/Ibu Guru :)

Read More......

Sunday, May 27, 2012

Peraih Nilai UN SMA Tertinggi Nasional

Untuk tahun 2012 Peraih Nilai UN SMA Tertinggi Nasional adalah Triawati Octavia dari Kuningan Jawa Barat. Padahal prestasi akademiknya di SMAN 2 Kuningan, Jabar tergolong biasa saja. Bahkan, Triawati Octavia belum pernah juara kelas. Prestasi tertingginya adalah menembus 15 besar di kelas. Namun, saat hasil ujian nasional (unas) SMA diumumkan 26/5, dia berhasil menempati peringkat pertama nasional. Bagaimana keseharian Triawati?

TAK ada yang menyangka bahwa Triawati Octavia, siswa kelas XII IPA 5 SMAN 2 Kuningan akan menjadi peraih nilai tertinggi unas se-Indonesia. Begitu juga halnya dengan Tria ‚sapaan akrab Triawati. Remaja yang tak suka menonton TV itu mengatakan sama sekali tidak pernah berpikir bisa meraih hasil unas sedemikian fenomenal. Hasil unas yang di luar dugaannya itu membuat namanya mendadak terkenal di seantero Kuningan, bahkan nasional.


Sepintas tidak ada yang istimewa dari diri Triawati. Jika dibandingkan dengan rekan-rekannya yang selalu juara kelas, prestasi Tria tak ada apa-apanya. Pihak sekolah sendiri menganggap prestasi akademik Tria biasa-biasa saja seperti kebanyakan siswa yang lain. Malah, tak pernah sekali pun Tria menembus posisi tiga besar di kelasnya. Tak mengherankan jika pihak sekolah juga nyaris tidak percaya bahwa Tria bisa meraih hasil unas tertinggi se-Indonesia.

Mencari rumah Tria tak terlalu sulit. Letaknya di pinggir jalan raya Kuningan–Cikijing. Tria tinggal di RT 05, RW 02, Dusun Cinangsi, Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kuningan. Dari pusat kota hanya memakan waktu sekitar 20 menit. Rumah remaja berlesung pipit itu cukup sederhana.

Di rumah dua lantai bercat kuning itu, Tria tinggal bersama dua orang tuanya, Drs Syahrul Arifin dan Hj Uhintawati AmKeb. Dua kakaknya sudah bekerja sebagai PNS di DKI Jakarta. Di kamar depan rumahnya dijadikan tempat praktik sang ibu sebagai bidan. Sedangkan sang ayah, Syahrul, adalah pegawai Kecamatan Darma.

Tria yang kemarin diantar pulang oleh beberapa guru dan wali kelasnya langsung dipeluk sang ibunda, Uhintawati. Perempuan berjilbab itu terlihat bangga atas hasil spektakuler yang dicatatkan anak ketiganya itu.

Sepuluh menit kemudian Syahrul datang dan langsung memeluk putri kesayangannya tersebut. Suasana haru terjadi dalam sekejap.

"Saya sama sekali tak menyangka putri saya bisa meraih hasil yang sangat membanggakan. Apalagi, selama ini prestasi di sekolahnya biasa-biasa saja. Saya awalnya hanya mengharapkan Tria lulus sekolah dengan hasil memuaskan dan tak pernah terbayangkan bisa meraih nilai unas tertinggi se-Indonesia. Saya dan juga ibunya Tria benar-benar kaget begitu membaca koran Radar Cirebon yang memuat nama anak saya sebagai peraih nilai unas tertinggi se-Indonesia," papar Syahrul dengan suara terbata-bata.


"Pagi-pagi saat berada di kantor, teman-teman bilang bahwa anak saya meraih nilai tertinggi unas. Saya lalu nyari beritanya. Ternyata benar, nama anak saya tercantum. Saya masih tak percaya. Kemudian, dari SMAN 2 Kuningan ngasih kabar bahwa anak saya memang meraih nilai unas tertinggi. Itu baru saya percaya. Ini semua karunia dari Allah SWT," sambung Syahrul.

Dia menceritakan bagaimana keseharian keluarganya. Kepada anaknya, Syahrul dan Uhintawati bersikap tegas. Saat belajar, Tria dilarang menonton TV atau keluar malam. Saking tegasnya, Syahrul melarang putri kesayangannya itu main Facebook. Apalagi, saat pelaksanaan unas, dia dan istrinya benar-benar mengawasi putrinya belajar.

Disiplin yang ketat, rupanya, membuahkan hasil. "Mungkin saya dan istri saya terlalu tegas terhadap anak karena sangat ingin melihat dia (Tria, Red) lulus dari sekolahnya. Itu saja," kata Syahrul.

Selain soal belajar, Syahrul selalu meminta anaknya salat Duha dan salat malam. Sikap tegas dua orang tuanya itu diakui Tria. Remaja cantik tersebut mengatakan, dua orang tuanya sangat tegas.

"Papah dan Mamah sangat tegas. Tapi, saya mematuhi karena ingin meraih masa depan yang baik. Saya hanya berusaha belajar yang baik dan tak pernah terpikirkan bisa meraih nilai ujian nasional tertinggi se-Indonesia," tutur Tria yang memiliki obsesi menjadi dokter itu.

Dari sisi ekonomi, Tria termasuk beruntung. Keluarganya tergolong mapan. Dua orang tuanya adalah PNS. Syahrul menjabat Kasikesra di Kantor Kecamatan Darma dan ibunya bekerja di Puskesmas Darma. Satu unit mobil Kijang terparkir di garasi rumahnya.

Meski ekonominya mapan, Syahrul dan Uhintawati memilih hidup sederhana. Tak ada barang mewah di dalam rumahnya. Kursi di ruang tamu pun seperti kebanyakan milik warga di desanya. Bahkan, satu set kursi model lama tertata di ruang tengah keluarga harmonis tersebut.

Wali kelas XII IPA 5 SMAN 2 Kuningan Drs Raindra menyebutkan, prestasi Tria di kelas biasa-biasa saja. Di kelasnya tidak begitu menonjol dan bukan juara kelas. Dia hanya pernah masuk 15 besar di kelas.

Namun, Raindra mengungkapkan bahwa Tria memiliki kelebihan. Terutama dari sisi ketekunan dan kerajinan belajar. Motivasi belajarnya tinggi serta menunjukkan sikap yang sopan dan santun.

"Mungkin karena dia merasa enjoy ketika mengerjakan soal unas. Didorong pula dengan rajin beribadah seperti puasa Senin-Kamis dan salat Duha," tuturnya diamini Kepala SMAN 2 Kuningan Drs Bambang Sri Sadono MPd.

Sebagai wali kelas sekaligus guru kimia, Raindra tahu betul keseharian Tria. Setiap dirinya memberikan tugas, gadis kelahiran 28 Oktober 1993 tersebut mengerjakan dengan baik. Raindra pun menyatakan salut atas besarnya motivasi dua orang tua Tria.

"Sewaktu unas, saya sempat menanyakan kepada Tria bagaimana dorongan orang tuanya. Dia menjawab, mamahnya rajin puasa selama unas dilangsungkan," ujarnya.

Indra, sapaan akrab Raindra, menilai suasana keluarga Tria cukup kondusif dalam mendidik putrinya. Suasana tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan belajar Triawati. Beban psikologis yang ditanggung seluruh peserta unas mampu diempaskan berkat dukungan orang tuanya.

Data yang diperoleh Radar Cirebon (Jawa Pos Group) menyebutkan, nilai enam mata pelajaran unas yang didapat Tria di atas 9. Bahkan, khusus mata pelajaran kimia, gadis yang berjilbab itu mendapat nilai 10. Rata-rata nilai unas murni untuk enam mata pelajaran adalah 9,77.

Untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, Tria memperoleh nilai 9,8. Nilai itu sama dengan mata pelajaran bahasa Inggris. Sedangkan untuk matematika, dia berhasil mendapat nilai 9,75, sama dengan pelajaran fisika. Paling kecil nilai Tria adalah mata pelajaran biologi, yakni 9,5. Jika ditotal, nilainya 58,60.

Kemarin Tria terlihat gembira, namun tetap tenang. Kepada Radar Cirebon, siswi yang aktif di OSIS dan palang merah remaja (PMR) itu tak lupa bersyukur kepada Allah SWT. Dia sangat berterima kasih kepada dua orang tuanya, para guru, serta teman-teman yang berjuang bareng ketika menghadapi unas.

Tria mengaku sangat kaget. Sebab, di antara sekian banyak teman, banyak yang lebih pintar daripada dirinya. Bahkan, dia kerap belajar dari teman-teman yang lebih pintar. "Aku kaget pas dengar kabar itu. Kayaknya enggak mungkin," ucapnya.

Ditanya rencana selepas lulus SMA, Tria ingin meneruskan kuliah di UI (Universitas Indonesia). Fakultas yang diincarnya adalah ilmu kesehatan masyarakat dengan jurusan manajemen rumah sakit. Gadis kalem itu bercita-cita ingin menjadi manajer rumah sakit.

Sebetulnya saat ini dia sudah diterima di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti. Namun, hal itu belum diputuskan karena masih ada waktu registrasi hingga Juni mendatang. Berbicara tentang kiat belajar, Tria mengatakan sama dengan teman-teman yang lain. Intinya adalah berdoa dan berusaha. Kala menghadapi unas, dia mempunyai tips khusus, yakni memacu semangat belajar dan tidak berleha-leha.

"Sebenarnya waktu mau unas aku deg-degan, kayak temen-temen lainnya. Tapi, alhamdulillah, waktu itu Papah dan Mamah serta para guru yakinin aku sehingga mampu mengurangi rasa gusar," tutur siswi yang menilai fisika sebagai mata pelajaran sulit tersebut.

Read More......

Monday, May 21, 2012

Opera Pendidikan dalam UN

Pengamat pendidikan Elin Driana, menilai pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak terbukti meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. UN justru mereduksi kurikulum sekolah dan proses belajar mengajar pada beberapa mata pelajaran saja. Disamping itu ujian nasional dipandang meningkatkan kecemasan siswa, uji petik psikologis menunjukkan, 79,1 persen siswa sekolah menengah atas peserta ujian nasional cemas menghadapi ujian ini.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh bahwa kecemasan siswa wajar dan justru bagus kalau bisa mendongkrak semangat belajar siswa.

Mendikbud tidak salah. Namun, kenyataannya dalam praktik pelaksanaan ujian nasional (UN) para peserta bukan hanya cemas. Mereka bahkan ada yang tak peduli dan apatis. Ini karena sejak awal peserta didik dipaksa dan diarahkan terus-menerus agar memperoleh nilai bagus dan lulus.

Anak kehilangan makna dan tujuan pendidikan: membuat dirinya bangga dan berharga sebagai manusia. Falsafah pendidikan klasik non scholae sed vitae discimus (kita belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup) seakan tak punya makna dan arti lagi. Setiap guru bersama pengayom pendidikan lain hanya mengarahkan siswa agar lulus. Dapat ditebak bahwa hasilnya adalah siswa memang mendapat nilai bagus di atas kertas, tetapi miskin kualitas praktik kehidupan dan karakter.


Maka, terjadilah opera saat pelaksanaan UN. Dalam opera permainan diatur dan dilatih sedemikian rupa agar kisahnya yang berkaitan dengan kehidupan nyata bisa mengundang kekaguman penonton. Dalam pertemuan formal dengan beberapa kepala sekolah di Sumatera Utara, mereka mengaku dipaksa mengikuti segala upaya untuk menekan angka ketidaklulusan.

Opera pelaksanaan UN dimulai dengan skenario: para kepala sekolah dikumpulkan oleh oknum dari dinas pendidikan. Mereka mendapat pengarahan yang sangat jelas mengenai kerja sama antarguru pengawas dari sekolah yang satu ke sekolah yang lain. Hasilnya, saat pelaksanaan UN semua guru yang menjadi pengawas tampil dengan wajah seram.
Di setiap sudut sekolah dan ruangan terpampang tulisan: ”Yang tidak berkepentingan dilarang masuk. Tertanda BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan)”. Formalitas semakin hebat dengan hadirnya polisi di tempat ujian diselenggarakan. Setiap lembar soal dan jawaban dikawal polisi sampai ke ibu kota kabupaten dan dari sana dikawal ke tempat pemeriksaan akhir.

Aneh dan sangat memalukan bahwa ujian akhir untuk tingkat SMP dan SMA saja harus dijaga polisi. Kehadiran polisi saat UN bagi saya adalah bentuk penghinaan kepada guru dan dinas pendidikan. Kehadiran polisi pada pelaksanaan UN jelas menunjukkan bahwa guru dan para pengayom di dinas pendidikan tak dapat lagi dipercaya. Kalau guru dan mereka yang terlibat dalam urusan pendidikan tidak dapat lagi dipercaya, mau dibawa ke mana bangsa ini?

Opera ini makin menakjubkan pada hari-H pelaksanaan ujian. Sang sutradara memantau dengan sangat ketat dan sistematis. Para kepala sekolah dan guru yang menjadi pemain lapangan menjalankan tugas dengan sangat cermat. Para peserta UN sebagai obyek dan sekaligus pemain tinggal ternganga, diam tak bersuara, karena mereka bagian yang ”diuntungkan”.

Dalam keheningan pelan-pelan kertas jawaban dibagikan. Dari 50 soal, yang sudah diberi jawaban 38 hingga 40. Maka, dapat ditebak bahwa tanpa menjawab soal yang 10 lagi, peserta UN sudah pasti lulus dengan nilai tinggi. Kalau jawaban ini bisa sampai kepada para peserta ujian, pasti karena sudah ada permainan yang ditata rapi.

Sayang, opera pendidikan dalam UN ini sepi penonton. Mungkin karena mereka sudah sangat bosan dan tak ada artinya lagi mengkritik. Toh, pemerintah akan berargumentasi secara logis dan terang-benderang. Maklum mereka rata-rata berlatar belakang pendidikan master, doktor, dan profesor. Bahkan, Jusuf Kalla, mantan orang nomor dua di republik ini dan tergolong orang pintar, ikut membela UN.

Bila kita berpikir secara jernih, UN dengan materi untuk ukuran anak yang sekolah di kota besar dan pendidik profesional sangatlah tidak seimbang untuk siswa yang tinggal di pelosok dengan fasilitas sederhana dan guru yang biasa pula. Seharusnya pemerintah membagi soal ujian dalam tiga kategori, yakni untuk kota besar/metropolitan, kota kecil, dan daerah terpencil.

Substansi pendidikan

Pendidikan itu suci. Ia memiliki kuasa sakramental dalam rahimnya. Ia mampu menyentuh sisi terdalam kehidupan manusia dan mentransformasikannya. Dosa utama dari institusi pendidikan adalah mengaborsi pendidikan dari rahim pendidikan.

Sekularisasi dan fragmentasi hidup postmodern sepintas menyamakan pendidikan dan persekolah, padahal hakikat pendidikan itu berbeda dengan persekolahan. Pendidikan adalah substansi dan isi pengetahuan, sementara persekolahan adalah sistem, sarana, dan gedung.

Cukup sering sarana memberikan bantuan. Namun, dalam beberapa dekade ini, dalam banyak kasus, sekolah dengan segala persyaratannya: sepatu, buku, administrasi, uang gedung, ijazah, dan masih banyak aksesori lain yang lebih banyak mengganggu pendidikan daripada membantu (Sindhunata, ”Angsa yang Kesepian” dalam majalah Basis, Juli-Agustus 2007).

Pendidikan yang berkualitas digapai dengan kemampuan membangun dialog yang sehat dan benar antara pemangku pendidikan, guru, dan peserta didik. Peter C Hodgson, seorang teolog dan sekaligus ahli pendidikan, menawarkan pendidikan yang mengedepankan dialog dan bukan monolog.

Ia menolak cara-cara otoriter dalam pendidikan. Dalam pandangan Hodgson, pendidikan harus menyingkapkan kebenaran dan menyelamatkan umat manusia dari kesesatan (the darkness of error) dan berhala (idolatry) dengan menebus budi, tetapi tidak menggusurnya.

Kejahatan yang disebabkan oleh akal budi perlu diterangi. Semua ini membutuhkan adanya kerja sama. Kerja sama dan solidaritas menjadi inti pendidikan. Untuk itu, pendidikan perlu terus-menerus menerapkan prinsip 3C: competency, compassion, conscience.

Competency artinya punya kemampuan yang dapat diandalkan dan berdaya guna karena memiliki pengetahuan. Compassion artinya peserta didik dilatih untuk berempati kepada orang lain. Conscience artinya memiliki kesadaran moral otonom.

Keberhasilan menanamkan prinsip tiga C dalam pendidikan pada akhirnya akan melahirkan dan menciptakan anak didik yang memiliki ilmu pengetahuan dan sekaligus berkarakter.

Kita mengharapkan setiap anak didik yang dididik di lembaga pendidikan resmi tumbuh menjadi manusia berkarakter, dalam arti memiliki kepribadian yang tangguh. Agar berkarakter, setiap anak didik perlu didorong untuk disiplin, dikondisikan untuk tidak mencontek, bermental juara tetapi bukan harus juara dan bahkan jiwa seni mereka pun dikembangkan.

Pendidikan karakter ini juga bertujuan untuk memberikan visi etis kepada peserta didik. Pendidikan yang mengabaikan pembentukan visi etis dikhawatirkan hanya akan menjadi proses pemindahan pengetahuan yang tidak berakar pada nilai-nilai kemanusiaan.

Sumber :
Kompas
Metro TV News

Read More......

Tuesday, May 8, 2012

DPR : Nilai UN Belum Layak Jadi Tiket Masuk PTN

Masih banyaknya persoalan terkait penyelenggaraan dan hasil ujian nasional (UN) dinilai memicu keraguan terhadap kredibilitas UN. Karena itu rencana pemerintah untuk mengintegrasikan hasil UN sebagai syarat seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri atau SNMPTN perlu dikaji secara cermat.

Menurut Raihan Iskandar, anggota Komisi X DPR, masih ada keraguan pada kredibilitas UN sendiri. "Selama masih terjadi berbagai kecurangan dalam penyelenggaraan UN, kredibilitas hasil dari UN patut dipertanyakan dan belum layak dijadikan tiket masuk ke PTN," katanya di Jakarta, Selasa (8/5/2012).


Apalagi, kata dia, dengan keragaman sekolah-sekolah yang ada, baik dari segi sarana dan prasarana maupun kualitasnya, berpengaruh terhadap kualitas peserta didiknya. Jadi, menurut dia, jika UN dijadikan tiket masuk ke PTN, hanya sekolah-sekolah tertentu yang memiliki peluang besar untuk diterima di PTN.

Selanjutnya, pemerintah juga dinilai perlu mengkaji potensi munculnya "mark up" nilai UN (nilai rapor) ulah sekolah-sekolah yang memiliki kualitas rendah. Karena akan ada pertanyaan besar pada kualitas siswa yang diterima di PTN jika nilai sekolah sama-sama tidak kredibel dengan hasil UN.

"Oleh karena itu, untuk mencegah munculnya praktik "mark up" nilai sekolah, pemerintah perlu membuat aturan sanksinya. Dengan demikian, tiap sekolah nantinya tidak sembarangan meng-upgrade nilai sekolah siswa mereka," ujarnya.

Selain itu, politikus dari Fraksi PKS ini menambahkan, secara teknis mekanisme SNMPTN selama ini menerima pendaftaran bagi siswa yang lulus di tahun sebelumnya. Jika pemerintah memberlakukan UN sebagai seleksi masuk PTN, menurut dia, pemerintah harus membuka peluang pendidikan vokasi bagi siswa yang tahun sebelumnya tidak lulus PTN dan bermaksud mengikuti seleksi masuk PTN kembali.

"Jadi, banyak hal yang perlu dikaji secara cermat oleh pemerintah sebelum memberlakukan kebijakan ini untuk menghindari implikasi negatif," pungkasnya.

Seperti diberitakan, mulai 2013 pemerintah akan menjadikan jalur undangan sebagai satu-satunya pintu masuk PTN. Jalur undangan sendiri bisa didapatkan dari gabungan nilai sekolah dengan hasil UN. Selain untuk mengusung semangat integrasi pendidikan menengah ke pendidikn tinggi, kebijakan ini dinilai lebih efisien dari segi pendanaan dan pelaksanaannya.

Read More......

Sunday, April 22, 2012

Diskusi Target Lulus UN SD 100 Persen : Semoga Bisa

Lulus UN SD 100 % ternyata bukan hanya tekad Kemdikbud, Kementerian Agama (Kemenag)pun menargetkan kelulusan para siswa-siswi madrasah bisa mencapai 100 persen pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini. Pada 2011, tingkat kelulusan UN madrasah mencapai 96,66 persen.
Sebagaimana kita ketahui bahwa Kemdikbud berharap seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) dapat lulus Ujian Nasional (UN) sampai 100 persen. Untuk itu, Kemdikbud telah mengagendakan berbagai persiapan khusus demi mencapai target tersebut. Di lain pihak Kementerian Agama (Kemenag)pun menargetkan kelulusan para siswa-siswi madrasah bisa mencapai 100 persen pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini, bukan hanya UN SD tapi UN semua jenjang pendidikan. Pertanyaan kita adalah bisakah kita mencapai target tersebut? Mari kita diskusikan bersama-sama!


Dalam hal upaya mencapai Target Lulus UN SD, kami sepakat dengan Direktur Pembinaan SD Kemdikbud, Ibrahim Bafadal yang menjelaskan, bahwa menghadapai UN tingkat SD pada bulan Mei 2012 mendatang direncakan melakukan workshop dan menerjunkan tim pemantau serta asistensi SD di masing-masing kabupaten/kota.
Langkah khusus itu sengaja diambil karena UN SD berbeda dengan UN pada jenjang SMP/SMA. Seperti diketahui, soal UN SD ditata dan dikelola oleh masing-masing kabupaten/kota dan sekolah. Berbeda dengan jenjang di atasnya yang secara langsung ditangani oleh Kemdikbud.

Permasalahannya : jumlah peserta UN SD mencapai sekitar empat juta siswa. Dari jumlah tersebut, masih ada sejumlah anak yang berpikir melewati UN dengan mencontek. Kendali lain yang sering dikeluhkan adalah mengenai distribusi dan pengamanan naskah soal. Ini perlu penanganan team yang diterjunkan ke daerah, untuk memberikan asistensi mengamankan naskah dan menekan agar tidak lagi ada anak yang berpikir untuk mencontek.

Di pihak Kemenag tingkat kelulusan tahun ini (termasujk UN SD) diharapkan bisa sama atau melebihi dari tahun yang lalu . Tahun lalu 96,66 lebih, tahun 2012 harus bisa 100 persen. Pokoknya tahun ini harus lebih bagus. Dalam pelaksanaan UN kali ini bisa dikatakan berjalan dengan lancar. Menurutnya, hingga hari kedua, pihaknya belum menerima laporan adanya kecurangan ataupun masalah selama pelaksanaan UN.(Pernyataan Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag, Nur Syam di Gedung Kemenag, Jakarta, Selasa (17/4)).

Secara umum Mendikbud menegaskan bahwa semua pihak hendaknya tidak memaksakan memperoleh hasil Ujian Nasional (UN) lulus 100 persen.

Menurutnya, UN akan lebih baik jika dilaksanakan jujur dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Nah bagaimana pendapat Anda?

Read More......

Tips Sukses UN SD

Ujian Nasional (UN) SD Tahun Pelajaran 2011/2012 sekitar 2 (dua) minggu lagi. Tepatnya tanggal 7 Mei s/d 9 Mei UN SD 2012 dijadwalkan digelar secara serentak di seluruh wilayah Negara Kesatuan RI dan di sekolah Indonesia di Luar Negeri. Setiap sekolah jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri seperti melakukan kegiatan pemantapan kepada siswa. Dan mendekati pelaksanaan UN, persiapan semakin ditingkatkan baik persiapan administratif maupun uji coba (Try Out) UN. Bahkan tidak cukup di sekolah, banyak orang tua pun memasukkan anak-anaknya ke lembaga-lembaga bimbingan belajar agar anak-anak mereka benar-benar siap menghadapi UN.

Kendati sekolah telah banyak melakukan persiapan menjelang UN, kami mencoba memberikan sedikit tips plus rekomendasi materi yang bisa Anda dapatkan. Rekomendasi untuk Orang-tua siswa dan atau guru pembimbing ini berupa materi persiapan UN SD sebagai Tips Sukses UN SD yang dibuat oleh team enersi.com. Pembuat/pengembang materi adalah Bapak Drs. Warsono, MM pakar pendidikan sekaligus pengajar bimbel cukup terkemuka di Indonesia. Kami penulis artikel merupakan konsultan pendidikan juga dan mantan pengajar bimbel terkemuka di Kota Bandung.


Kami yakin bahwa Semua orang tua mengharapkan hasil yang terbaik bagi putra-putrinya. Apalagi tingkat persaingan dalam memasuki jenjang pendidikan SMP semakin ketat dari tahun ke tahun.
Banyak ebook diupload di internet. Mereka menguraikan bagaimana strategi belajar, cara mengisi Lembar Jawab computer, manajemen waktu, faktor psikologis dan trik–trik mengerjakan soal. Secara offline pun banyak penerbit yang menawarkan LKS, Bank soal dan pembahasannya. Juga para pengelola bimbingan belajar pun menawarkan program khusus. Entah itu namanya Program Intensif atau program Super Intensisive dll. Semua itu baik dan dapat membantu belajar siswa.

Apakah orang tua mengetahui secara pasti kesiapan akademik anak?
Kebanyakan … TIDAK!

Untuk itulah ebook ini kami susun, agar orang tua mengetahui secara pasti kesiapan akademik putra-putrinya. Bahkan mampu memprediksi perolehan nilai UN di kemudian hari.
Sebab hasil akhir – berapapun nilai yang berhasil dicapai anak, maka yang akan menjadi “ending episodenya” adalah anak dengan orang tuanya. Maksudnya, kalau hasil akhir yang dicapai memuaskan, maka berbahagialah anak dan orang tuanya, sebab kemudahan untuk mendaftar ke jenjang SMP yang diharapkan sudah ditangan. Tetapi sebaliknya, apabila hasilnya pas-pasan, ya bersiap-siaplah untuk senam jantung dalam mendaftar ke SMP tujuan.Disinilah letak perbedaannya. Pada e-book yang kami tulis, kami mengajak dan melibatkan para orang tua untuk berpartisipasi aktif dalam memonitor kesiapan dan kemampuan putra-putrinya secara intensif.

Dan setelah anak-anak melaksanakan sesuai dengan instruksi yang ada pada e-book tersebut, nilai rerata 8,00, bagi kami adalah nilai SUNNAH. Nilai rerata 9,00 atau 10,00 adalah nilai WAJIB. Nilai retata7,00 … hehe MAKRUH. Dan nilai rerata dibawah 7,00 HARAM hukumnya.

Problem yang dihadapi siswa saat ini

      Perlu diketahui bahwa pada saat sekarang para siswa menghadapi problem yang cukup berat :
    • Mereka masih harus menyelesaikan ujian praktek ( Wajib )
    • Mereka harus mempersiapkan ujian sekolah ( mapel non UN ini juga wajib lulus )
    • Mereka harus mempersiapkan materi UN.
    • Mereka menghadapi ujian masuk SMP RSBI (bagi yang mendaftar).

Materi untuk persiapan Ujian Sekolah maupun Ujian Nasional meliputi materi dari kelas 4, 5 dan 6. Kalau diprosentase secara global adalah 20%, 20% dan 60%. Untuk mempelajarinya perlu kecerdikan dan kecermatan, agar yang dipelajari tepat sesuai dengan yang akan diujikan. Untuk itu peran orang tua MUTLAK sangat dibutuhkan.
Ujian Nasional adalah Tonggak Sejarah dan Potret Keberhasilan Pendidikan Keluarga

Ujian Nasional bukan hanya sekedar mengejar lulus. Tetapi harus lulus dengan nilai maksimal. Sebab implikasinya seumur hidup. Bagi siswa yang mampu mencapai nilai rerata 9,00 atau lebih, maka “titik terang” telah berada digenggamannya.
Bukan saja kemudahan saat mendaftar SMP Favorit. Tetapi kelak keturunannya pun akan merasa bangga memiliki orang tua yang berprestasi, sehingga dapat menumbuhkan inspirasi untuk belajar dengan sungguh-sungguh.
Nah e-book kami tidak membahas lagi teori-teori belajar, tetapi langsung menukik, bagaimana mengarahkan anak untuk mengerjakan soal-soal sesuai dengan KISI-KISI atau SKL 2012.
Buat apa sibuk cari Bocoran UN SD, jika kita dapat memprediksi pola soal yang akan keluar?

Kami sudah mempelajari pola-pola soal yang telah keluar untuk Ujian nasional sejak 2009, 2010 dan 2011. Untuk itu kami juga dapat memprediksi tipe soal seperti apa yang akan di ujikan pada UN 2012. Tetapi kami mencoba untuk tidak takabur, karena segala sesuatunya atas kehendak Yang Maha Kuasa.

Download Materi Persiapan Sukses UN SD 2012


Paket Gratis, terdiri dari materi :

(silakan klik disini untuk men-download Paket Gratis Tips Sukses UN SD)

  • Ebook Kisi-kisi UN SD
  • Ebook Rumus Matematika Praktis
  • Ebook Try Out UN SD

Keterangan : Paket gratis ini sering ditemukan di tempat lainnya.

Paket Bayar, terdiri dari materi :

(silakan klik disini untuk men-download Paket Lengkap Tips Sukses UN SD)

  • E-book 1 : Kajian terhadap kisi-kisi tahun UN 2009, 2010, 2011 dan 2012.
  • E-book 2 : Rumus Matematika Praktis
  • E-book 3 : TRY OUT Persiapan Ujian Nasional 2012
  • E-book 4 : Paket Latihan Persiapan Ujian Nasional SD 2012
  • E-book 5 : Paket Latihan Persiapan Ujian Nasional SD 2012
  • E-book 6 : Paket Latihan Persiapan Ujian Nasional SD 2012
  • E-book 7 : Paket Latihan Persiapan Ujian Nasional SD 2012
  • E-book 8 : Paket Latihan Persiapan Ujian Nasional SD 2012
  • E-book 9 : Ebook Rumus Matematika Praktis. Di dalam ebook ini kami susun materi sangat lengkap tentang berbagai kajian materi mulai dari kelas 4 sampai kelas 6. Bahkan ebook ini juga masih sangat dibutuhkan bagi siswa yang sudah masuk di kela 7, 8 dan 9 SMP
  • E-book 10 : Ebook ini berisi Rangkuman Materi Matematika SD dari kelas 4, 5 dan 6. Dimaksudkan sebagai pelengkap catatan dan buku paket yang telah dimiliki siswa. Sekaligus sebagai referensi bagi orang tua dalam mendampingi belajar putra-putri tercinta.
  • E-book 11 : Ebook ini berisi Rangkuman Materi IPA SD dari kelas 4, 5 dan 6. Dimaksudkan sebagai pelengkap catatan dan buku paket yang telah dimiliki siswa. Sekaligus sebagai referensi bagi orang tua dalam mendampingi belajar putra-putri tercinta.
  • E-book 12 : Ebook ini berisi Rangkuman Materi Bahasa Indonesia SD dari kelas 4, 5 dan 6. Dimaksudkan sebagai pelengkap catatan dan buku paket yang telah dimiliki siswa. Sekaligus sebagai referensi bagi orang tua dalam mendampingi belajar putra-putri tercinta.
  • E-book 13 : Kunci Jawaban dan Pembahasan UN SD dari seluruh latihan soal-soal yang termuat pada ebook 4 sampai dengan 8. Dan soal try out persiapan ujian nasional 2012. Ebook 12 akan diupload pada tanggal 31 Maret 2012

Keterangan : Kami merekomendasikan pada orang-tua siswa atau guru pembimbing untuk dapat memiliki paket berbayar. Rekomendasi kami berdasarkan analisis bahwa paket tersebut demikian lengkap dan dibuat oleh pakar pendidikan yang berpengalaman. Menurut pembuat materi (Drs. Warsono, MM) bahwa sebenarnya harga semuanya sekitar Rp. 2.500.000, tapi beliau (sebagaimana kami ngobrol dengannya), punya komitmen untuk membantu para siswa/i untuk meraih kesuksesan Ujian Nasional khususnya UN SD yang bakal digelar tanggal 7 Mei s/d 9 Mei 2012. Sehingga belia hanya memberikan harga Hanya Rp. 150.000,- Saja!

Ini pernyataan Beliau :)

Dengan semangat Revolusi Pendidikan

Saya akan berikan modul-modul tersebut tidak seharga Rp. 2.500.000,- saya potong menjadi Rp. 1.000.000,-. Oh tidak! saya sangat ingin sekali melihat anak-anak Indonesia lulus UNAS tanpa beban, oleh karena itu saya berikan harga gila

Hanya Rp. 150.000,- Saja!



    Manfaat lain dari E-book Mencetak Juara dari Rumah

  • Anda akan lebih dekat dengan anak anda
  • Anak anda akan merasa bahwa bapak atau ibunya adalah tempat bertanya yang dapat diandalkan
  • Lebih mengetahui kelebihan dan kekurangan anak anda secara langsung
  • Antisipasi dini kelemahan anak anda dalam mata pelajaran
  • Penilaian yang obyektif terhadap kemampuan anak anda tanpa melalui orang lain
  • Maka jadilah orang tua yang dapat diandalkan! Putra-putri anda sangat membutuhkan bimbingan langsung dari kedua orangtuanya!


Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang membutuhkan, Amin Yaa Rabbal Lamin!
Terima kasih!

Penulis :
Drs. Asep Dewan, SH
Konsultan Pendidikan
Apabila Anda butuh saran tentang pembelian ebook bisa sms ke 08522114568, Terima kasih!

Read More......

Saturday, April 21, 2012

UN 2013 Dipastikan Jadi Syarat Masuk PTN

Semenjak tahun 2010-an sudah sering kita dengar bahwa UN akan dijadikan acuan dalam seleksi PTN. Wacana demi wacana terus bergulir, tapi UN tak kunjung juga jadi Alat dalam seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Mendikbud sendiri sudah mempunyai gagasan semenjak tahun 2011. Beliau pernah memastikan bahwa nilai ujian nasional (UN) akan menjadi salah satu syarat untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

Untuk tahun 2013 Mendikbud Mohammad Nuh memastikan ujian nasional (UN) pada 2013 akan menjadi syarat masuk perguruan tinggi negeri (PTN) lewat seleksi jalur undangan.

"Tahun ini, pelaksanaan UN tingkat SMA tidak terbukti terjadi kebocoran. Karena itu sistem yang ada akan kami pertahankan dan ditingkatkan hingga UN menjadi syarat masuk PTN pada tahun depan," katanya di Surabaya, Sabtu (21/4).

Didampingi staf khusus Mendikbud, Sukemi, ia menjelaskan integrasi UN dalam persyaratan masuk PTN itu akan diberlakukan untuk seleksi masuk PTN jalur undangan yang kini mencapai 60 persen.

"Nantinya, seleksi siswa SMA yang masuk ke PTN lewat jalur UN akan menggunakan UN, sedangkan jalur ujian tulis (SNMPTN tulis) yang mencapai 40 persen akan tetap memberlakukan seleksi melalui SNMPTN ujian tulis," katanya.

Tentang mekanisme penggunaan UN sebagai syarat masuk PTN lewat jalur undangan itu, mantan Rektor ITS Surabaya itu mengaku hal itu akan diatur kemudian terkait penggunaan UN dan rapor (hasil ujian sekolah) sebagai persyaratan.

"Yang jelas, UN akan menjadi faktor utama, karena pembuatan naskah soal UN, pengawasan UN, dan penilaian UN itulah yang melibatkan kalangan perguruan tinggi di dalamnya," katanya.

Menurut dia, mekanisme atau sistem penyelenggaraan UN yang akan dipertahankan dan bahkan ditingkatkan karena sudah terbukti tidak mengalami kebocoran, antara lain percetakan yang terpusat dengan "security printing".

"Variasi soal dalam satu ruangan yang terdiri dari lima tipe mungkin akan ditingkatkan lebih dari lima dan bahkan mungkin bisa 10 tipe, sehingga tingkat kecurangan dipersempit. Kalau sekarang masih lima tipe soal karena terkait anggaran percetakan saja, sebab lima tipe naskah soal saja sudah senilai Rp600 miliar atau Rp50 ribu per anak," katanya.

Read More......

Wednesday, April 18, 2012

Wacana Soal UN 2013 : Lebih Sulit Kenapa ya?

Ujian Nasional tahun 2012 pun belum kelar, baru UN tingkat SMK yang menyelesaikan kegiatannya tapi Wacana Soal UN 2013 sudah sempat bergulir : apa katanya? Ya adanya keinginan dari Mendikbud Bapak Moh. Nuh agar tingkat kesulitan soal Ujian Nasional (UN) 2013 lebih tinggi dan sulit (dengan maksud) bukan untuk menyulitkan siswa.

Prof. Amman Wirakartakusumah, Ketua Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BNSP), mengatakan mutu pendidikan dari tahun ke tahun harus lebih baik.

"Di Negeri Jiran (Malaysia) angka kelulusan 7, tapi di Indonesia masih 5,5. Jadi lulusan SMA dan setingkatnya memang dituntut semakin baik kualitasnya," katanya Senin, 16 April 2012.


Komposisi soal UN tahun ini 10% kategori soal sulit, 60% kategori sedang dan 30% soal kategori mudah. Untuk tahun depan bisa saja kategori sulit menjadi 15%.

"Kualitas soal meningkat dari tahun ke tahun untuk menaikkan nilai tukar prestasi siswa. Apalagi nanti hasil UN akan menjadi paspor ke perguruan tinggi," ujarnya dalam Jumpa Pers UN yang dihadiri Ibnu Hamad, Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH), Haryono Umar, Irjen Kemendikbud dan Khairil Anwar, Ketua Balitbang Kemendikbud.

Moehammad mengatakan sejauh ini pelaksanaan UN 2012 belum ada hal-hal yang kontraproduktif. Hal ini didukung komitmen tinggi para pengawas dari kalangan perguruan tinggi yang siap menjalankan tugasnya.

Khusus di DKI pelaksanaan UN diikuti 119. 943 siswa SMA, SMK,MA, dan SMA LB. Distribusi naskah dari percetakan di Kudus untuk DKI sudah diterima pada Sabtu, 14 April 2012.

Haryono Umar, Irjen Kemendikbud, mengatakan pihaknya menurunkan tim di 33 provinsi untuk membuka posko pengaduan UN 2012 yang buka 24 jam.

"Posko ini sangat bermanfaat untuk menampung isu kebocoran dan penyimpangan pelaksanaan UN 2012 jadi jika ada masalah di suatu tempat bisa langsung diatasi," katanya.

Hasil sidak Mendiknas ke sekolah di Jakarta Utara menunjukkan siswa SMA LB 4 Jakarta Utara tidak mengalami kesulitan dalam menyelsaikan soal Bahasa Indonesia.

Read More......

Sunday, April 15, 2012

Juara F1 Gp China Nico Rosberg

Pebalap Mercedes Nico Rosberg mengantongi hasil positif dalam kualifikasi balapan yang berlangsung di GP China. Driver asal Jerman tersebut mencatatkan dirinya sebagai leader yang mengawali start di posisi pertama Gp China. Rosberg sempat mengatakan bahwa Bakal Ada Lompatan Besar Mercedes, hasil cemerlang yang didapatnya, menurutnya tidak lepas dari faktor suhu yang membuat ban bisa bekerja lebih optimal. Lintasan menjadi lebih dingin. Temperatur mulai menurun. Jadi kinerja ban belakang semakin bagus. Kami mengubah setelan mobil sebelum sesi kualifikasi terakhir dan saya mendapatkan (waktu) lap yang sempurna, demikian penjelasan Rosberg. Pada Balapan yang berlangsung tadi siang, Nico Rosberg benar-benar membuktikan dirinya sebagai yang tercepat dan yang terbaik dengan menjuarai Balapan bergengsi yang diramaikan tidak kurang 5 (lima) mantan Juara Dunia, salut buat Nico Rosberg.


Suatu prestasi yang membanggakan buat Nico dan Team Mercedes Gp, kemenangan ini bisa merupakan pertanda kebangkitan team asuhan Ross Brawn tersebut. Pada balapan yang berlangsung di Shanghai International Circuit, Minggu (15/4/2012) sore WIB, Rosberg mengawali balapan dengan baik. Pebalap tim Mercedes itu berhasil mempertahankan posisi terdepan sampai tikungan pertama.

Sementara itu, Michael Schumacher berhasil mempertahankan posisi dua. Sedangkan Jenson Button, yang start dari urutan lima, berhasil naik ke urutan ketiga.

Start yang baik itu pada akhirnya seperti menggambarkan penampilan Rosberg sepanjang balapan: oke. Lima lap balapan berlangsung, pebalap 26 tahun asal Jerman itu sudah memimpin satu detik di depan Schumacher. Jarak itu kemudian melebar menjadi 4,1 detik lima lap kemudian.

Rosberg, yang sempat turun ke urutan ketiga, mencetak catatan waktu tercepat, yakni 1:42,551 detik, pada lap ke-15 dengan ban medium compund yang ada di mobilnya. Setelah Sergio Perez masuk pit, Rosberg pun naik ke urutan dua dan tak lama setelahnya mengambil alih pimpinan lomba dari tangan Felipe Massa.

Sampai lap pertengahan balapan, ia terus memimpin di depan dengan diikuti Romain Grosjean, Button, Vettel, dan Perez di belakangnya.

Di lap ke-49, jaraknya dengan pebalap di belakangnya melebar menjadi 25 detik. Ia pun tampak tak terkejar lagi hingga akhirnya keluar sebagai juara.

Button finis di urutan dua dan Hamilton akhirnya finis di urutan ketiga setelah sempat terlibat pertarungan sengit dengan Mark Webber dan Sebastian Vettel. Webber akhirnya finis di urutan empat dan Vettel di urutan lima.

Button finis di urutan dua dan Hamilton akhirnya finis di urutan ketiga setelah sempat terlibat pertarungan sengit dengan Mark Webber dan Sebastian Vettel. Webber akhirnya finis di urutan empat dan Vettel di urutan lima.

Bagaimana dengan duo Ferrari? Fernando Alonso harus puas finis di urutan kesembilan, sedangkan Massa finis di urutan 13.

Hasil pada balapan ini membawa Lewis Hamilton memuncaki klasemen pebalap dengan nilai 45. Diikuti oleh Button yang mengoleksi 43 poin dan Alonso yang mengoleksi 37 poin di belakangnya. Sementara Webber dan Vettel ada di posisi empat dan lima klasemen dengan nilai 36 dan 28.

Hasil Balapan GP China

1. Rosberg Mercedes 1:36:26.929
2. Button McLaren-Mercedes + 20.626
3. Hamilton McLaren-Mercedes + 26.012
4. Webber Red Bull-Renault + 27.924
5. Vettel Red Bull-Renault + 30.483
6. Grosjean Lotus-Renault + 31.491
7. Senna Williams-Renault + 34.597
8. Maldonado Williams-Renault + 35.643
9. Alonso Ferrari + 37.256
10. Kobayashi Sauber-Ferrari + 38.720
11. Perez Sauber-Ferrari + 41.066
12. Di Resta Force India-Mercedes + 42.273
13. Massa Ferrari + 42.700
14. Raikkonen Lotus-Renault + 50.500
15. Hulkenberg Force India-Mercedes + 51.200
16. Vergne Toro Rosso-Ferrari + 51.700
17. Ricciardo Toro Rosso-Ferrari + 1:03.100
18. Petrov Caterham-Renault + 1 lap
19. Glock Marussia-Cosworth + 1 lap
20. Pic Marussia-Cosworth + 1 lap
21. De la Rosa HRT-Cosworth + 1 lap
22. Karthikeyan HRT-Cosworth + 2 laps
23. Kovalainen Caterham-Renault + 3 laps

Tak Finis

Schumacher Mercedes lap 16

"Selamat sukses buat Nico Rosberg dan Teamnya"

Read More......

Wednesday, April 11, 2012

Jadwal UN di Aceh Dan Sekitarnya Bisa Diundur

Daerah yang terkena musibah gempa dan bencana alam dimungkinkan mendapatkan hak istimewa dalam penyelenggaraan ujian nasional. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad menyikapi gempa yang menimpa wilayah Aceh dan sekitar Sumatera, Rabu (11/4/2012) sore.

"Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan UN bisa diundur, tapi hanya khusus untuk daerah yang tertimpa bencana," kata Hamid kepada Kompas Cybermedia, Rabu sore, di Jakarta.

Akan tetapi, kata dia, sampai saat ini pihaknya belum memutuskan langkah-langkah strategis terkait adanya peristiwa tersebut. Pasalnya, Kemendikbud masih terus melakukan koordinasi dan pantauan khusus di daerah yang terkena guncangan gempa.

"Kami tentu berharap yang terbaik. Tapi, jika memang diperlukan, pelaksanaan UN di daerah itu sangat mungkin diundur," ujarnya.

Kemendikbud melakukan pantauan khusus kondisi pascagempa di Aceh karena peristiwa gempa kali ini berdekatan dengan pelaksanaan UN jenjang pendidikan menengah (SMA/SMK/MA) yang akan digelar Senin mendatang. Dia menjelaskan, pantauan dilakukan tidak hanya pada kemungkinan adanya korban tewas dari siswa peserta UN, tetapi juga bangunan sekolah yang rusak.

Gempa berdampak pada pendistribusian soal UN di Sumut

Gempa yang terjadi di Simeulue berkekuatan 8,5 Skala Richter (SR) pada Rabu pukul 15.38 WIB berdampak pada terganggunya pendistribusian naskah soal ujian nasional dari Medan ke pulau Nias.

Ketua panitia pelaksana Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan Sumut Hendri Siregar di Medan Rabu mengatakan sesuai jadwal yang sudah direncanakan, seharusnya pukul 17.00 WIB, truk pengangkut naskah soal UN sudah menyeberang ke Pulau Nias.

Namun jadwal tersebut terpaksa berubah karena ombak pantai barat cukup tinggi yang diperkirakan akibat dampak gempa di Semeule Aceh. Akibatnya pihak pengelola pelabuhan Sibolga belum mengizinkan kapal untuk berlayar ke Nias.

Begitupun ia tetap berharap, ombak secepatnya kembali normal, karena sesuai jadwal yang telah ditentukan, naskah seharusnya sudah sampai di Nias Kamis pagi (12/3) setelah berangkat dari Medan Rabu Pukul 02.00 WIB.

"Kami berharap paling lambat pukul 20.00 WIB ini, kapal sudah bisa berangkat agar truk pengangkut naskah soal bisa sampai esok paginya di Nias dan soal bisa segera didistribusikan. Tapi itupun tergantung kondisi alam, kalau ternyata tidak juga membaik terpaksa besok pagi baru bisa menyeberang," katanya.

Sesuai rencana, pendistribusian naskah soal UN ke kabupaten/kota dilaksanakan empat hari dari mulai Rabu hingga Sabtu (11-14 April). Untuk hari pertama tujuan pendistribusian adalah Nias, Gunung Sitoli, Nias Utara, Nias Barat dan Nias Selatan.

Hari kedua bahan ujian akan dikirimkan ke Padang Sidempuan, Tapsel, Madina, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Sibolga dan Tapteng.

Kemudian hari ketiga naskah akan didistribusikan ke Batubara, Asahan, Tanjung Balai, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan dan Samosir.

Sementara pada hari terakhir bahan ujian akan dikirimkan ke kabupaten/kota terdekat seperti Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Pematang Siantar, Simalungun, Binjai, Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi dan Medan.

"Rencana pendistribusian ini sudah matang jauh-jauh hari dan daerah terjauh merupakan prioritas pendistribusian karena selain ketepatan waktu, keamananan soal harus sangat diperhatikan," katanya.

Read More......

Soal Ujian Nasional SMA Sederajat Dikirim ke Aceh

Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2012 untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), pada Senin (16/4) mendatang, soal ujian yang telah dicetak di Jakarta, segera akan dikirimkan ke Aceh.
Selanjutnya, soal yang direncanakan tiba di Aceh, Rabu (11/4) siang melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, akan didistribusikan oleh PT Pos Indonesia ke daerah kabupaten/kota di wilayah provinsi itu.

"Insya Allah, begitu tiba di Aceh, soal UN ini langsung akan kita distribusikan ke daerah-daerah dan paling lambat akan tiba tiga hari sebelum hari H pelaksanaan UN," ujar Kepala PT Pos Indonesia (Persero) Banda Aceh, Eka Putra Herlambang SE kepada wartawan di aula Dinas Pendidikan Aceh, Selasa (10/4).

Saat memberikan keterangan pers itu, turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Bakhtiar Ishak, Ketua Panitia UN 2012 Provinsi Aceh, Drs Laisani, dan Sekretaris Panitia UN dari Unsyiah, Dr Yusrizal.

Eka Putra menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah armada untuk mengangkut soal UN ke kabupaten/kota, termasuk ke daerah terpencil sekalipun, sehingga diharapkan tidak ada keterlambatan.

PT Pos membagi pendistribusian soal UN itu melalui empat jalur distribusi, yaitu jalur pertama untuk Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang. Kemudian, jalur kedua, mulai Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara. Jalur ketiga mulai Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya dan Simeulue, dan jalur keempat untuk Nagan Raya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, dan Aceh Singkil."Sedangkan untuk Kota Sabang, Aceh Besar dan Kota Banda Aceh, akan kita distribusikan pada 13 April nanti, karena letaknya yang dekat," terang Eka Putra.

Diawasi Langsung

Sementara Ketua Panitia UN 2012 Provinsi Aceh, Drs Laisani menyatakan, untuk distribusi soal UN tersebut ke daerah-daerah, akan diawasi langsung Dinas Pendidikan, pihak pengawas dari perguruan tinggi, serta aparat kepolisian sejak dari Banda Aceh hingga tiba di lokasi setempat.

"Distribusi akan diawasi secara ketat, guna menghindari terjadinya kebocoran soal dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," jelas Laisani.

Ia juga menyebutkan, pelaksanaan Ujian Nasional tahun ajaran 2011/2012 di Aceh, untuk tingkat SMA/Madrasah Aliyah dengan jumlah peserta sebanyak 57.282 siswa di 602 sekolah, akan berlansung pada 16-19 April 2012.

Dijelaskan, ketentuan nilai minimal lulus UN 2011/2012 telah diatur berdasarkan Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional dalam Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) Nomor: 0011/P/BSNP/XII/2011 tentang POS UN SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB/SMK 2011/2012.

Peserta didik dinyatakan lulus ujian sekolah/madrasah SMP/MTs dan SMA/MA, dan SMK apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan gabungan antara nilai ujian sekolah/madrasah dan nilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk SMP/MTs dengan pembobotan 60 persen untuk nilai ujian sekolah dan 40 persen untuk nilai rata-rata rapor.

Kemudian gabungan antara nilai ujian sekolah dan nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan 5 untuk SMA/MA dengan pembobotan 60 persen untuk nilai ujian sekolah dan 40 persen untuk nilai rata-rata rapor.

"Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua nilai paling rendah 5,5 dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan," jelas Laisani.

Sumber : Harian Analisa

Read More......

Saturday, March 24, 2012

Menurut Mendikbud : Masih Ada Naskah Cadangan Soal UN

Soal cadangan Ujian Nasional (UN) kerap ditengarai sebagai salah satu sebab kebocoran soal yang kerap terjadi menjelang pelaksanaan UN. Akibatnya, soal cadangan tersebut ditiadakan untuk menghindari kebocoran.

Namun, Mendikbud Muhammad Nuh menyanggah hal tersebut. Menurut beliau, soal cadangan bukan dihilangkan melainkan dikurangi jumlahnya."Selalu ada exit (jalan keluar), jangan diartikan tidak ada soal cadangan," jelas Nuh ketika ditemui di Hotel Sahid, kemarin (21/3).

Mantan Rektor ITS itu menuturkan, jumlah naskah cadangan soal UN tidak akan sebanyak soal aslinya. Jumlah naskah cadangan itu harus dihitung secara cermat dan matang sesuai dengan jumlah siswa yang mengikuti UN. Sebab, kata dia, naskah soal cadangan tersebut rentan disalahgunakan.

"Berapa muridnya di sekolah, kita siapkan. Kan peserta UN tidak datang secara tiba-tiba. Kita hitung secara matang sehingga lebih presisi. Karena semakin banyak naskah cadangan bisa disalah gunakan. Makanya kalau terjadi persoalan baru digunakan," jelas Nuh.

Sementara itu menyoal putusan perkara gugatan UN di Mahkamah Agung (MA) yang masih dipersoalkan, Mantan Menkominfo itu menegaskan gugatan tersebut diajukan sekitar tahun 2004-2005. Diakui Nuh, kala itu, sarana dan prasarana pendidikan masih terbatas karena anggaran. Di samping itu nilai sekolah dahulu tidak menjadi indikator penilaian dalam UN. Namun, seiring perjalanan waktu, kondisinya sudah berbeda.

Nuh mengatakan, saat ini ada perbaikan sarana dan prasarana secara drastis. Dan nilai sekolah sudah diikutkan dalam penilaian UN. Jadi tidak relevan kalau kita kaitkan dengan kondisi 6-7 tahun lalu.Tapi tetap kita hargai kalau tetap dikaitkan dengan. UN kan sekarang juga menjadi paspor masuk ke Perguruan Tinggi.

Seperti diketahui, sebelumnya, MA menyatakan menolak kasasi pemerintah dalam perkara gugatan pelaksanaan UN, dengan perintah untuk meniadakan ujian nasional bagi sekolah-sekolah di Indonesia. Pemerintah baru diperbolehkan melaksanakan UN setelah berhasil meningkatkan kualitas guru, meningkatkan sarana dan prasarana sekolah serta akses informasi yang lengkap merata di seluruh daerah.

Terkait hal itu, Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan (LP) Ma"Arif NU tegas menolak pelaksanaan ujian nasional (UN). Selama ini, lembaga pendidikan di bawah NU itu menganggap, hasil akhir UN masih jauh dari harapan. "UN itu tidak diperlukan, dan itu ada alasannya," KATA Wakil Ketua PP LP Maarif NU Masduki Baidlowi, dalam seminar Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Inovasi Teknologi Pendidikan , di Gedung PB NU, Jl. Kramat Raya, Jakarta, kemarin (21/3).

Dia lantas membeber hasil survei UNESCO pada 2011. Di situ disebutkan, bahwa hanya 6 persen output pendidikan nasional yang mampu bersaing secara global. Selanjutnya, tak lebih dari 24 persen peserta didik yang tercatat memiliki output sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Di survey yang sama, papar Masduki, juga terungkap bahwa 70 persen peserta didik memiliki output di bawah Standar Pelayanan Minimal (SPM). " Jadi, UN selama ini terbukti tak dapat menyentuh target," tandasnya.

UN, menurut dia, juga hanya mendorong sekolah hanya menitik fokuskan pendalaman materi pada mata pelajaran yang diujikan dalam UN. "Sehingga sekolah tak ubahnya lembaga kursus," tambahnya.

Di luar itu semua, imbuh dia, pelaksanaan UN juga terbukti menghabiskan anggaran pendidikan. Setiap tahun, sekitar Rp 600 miliar harus dianggarkan untuk satu kali pelaksanaan UN. "Jadi UN itu menghabiskan dana tapi tidak meningkatkan mutu," pungkasnya.

Read More......

Tuesday, March 20, 2012

Download Bank Soal Matematika UN 2011 dan UN 2010 Untuk SD, SMP, SMK, SMA

Pelajaran matematika di Ujian Nasional lumrahnya dipandang sebagai mata pelajaran yang paling sulit. Umumnya Matematika selalu menjadi mata pelajaran yang paling "menakutkan" bagi sebagian pelajar sekolah, Apakah benar demikian dalam UN? Ternyata tidaklah demikian bagi sebagian pelajar lainnya. Ada sebagian pelajar yang menempatkan pelajaran Bahasa Indonesia lebih sulit daripada matematika. Memang mata pelajaran Bahasa Indonesia yang kadang kala dianggap mudah itu justru mampu membuat sebagian siswa SMA kerepotan saat mengerjakannya.


Sebaiknya cap "menakutkan" terhadap pelajaran Matematika, sedikit demi sedikit kita hilangkan. Pelajaran hitung-menghitung ini bisa dibuat menyenangkan.

Menurut para ahli pelajaran matematika terasa menyenangkan ketika seseorang mengerjakan soal-soal Matematika dalam waktu yang cukup lama. Larut dalam keasyikan sehingga membuat seseorang cenderung tak ingin diganggu. Salah satunya dengan menggunakan alat peraga.

Bagi mereka yang sudah menemukan keasyikan Matematika, pasti akan mengerjakan ribuan soal, seperti tidak mengerjakannya. Nah untuk membantu para siswa/guru dalam rangka persiapan Ujian nasional tahun 2012 sebagai bahan perbandingan, kami sampaikan Soal-soal dan Pembahasan Matematika Ujian Nasional, semoga bermanfaat.


Soal Matematika UN SD/MI dan Pembahasannya

  1. Soal Matematika UN SD/MI Tahun 2010
  2. Soal Matematika UN SD/MI Tahun 2011

Silakan boleh Anda view dan download disini

Rekomendasi:

Pelajari Tips Sukses UN SD 2012

Soal Matematika UN SMP/MTs dan Pembahasannya

  1. Soal Matematika UN SMP/MTs Tahun 2010
  2. Soal Matematika UN SMP/MTs Tahun 2011

Silakan boleh Anda view dan download disini

Soal Matematika UN SMK dan Pembahasannya

  1. Soal Matematika UN SMK Tahun 2010
  2. Mohon maaf untuk soal UN SMK tahun 2011 belum kami terbitkan.

Silakan boleh Anda view dan download disini

Soal Matematika UN SMA/MA dan Pembahasannya

  1. Soal Matematika UN SMA/MA Tahun 2010
  2. Soal Matematika UN SMA/MA Tahun 2011

Silakan boleh Anda view dan download disini

Buatlah Matematika terasa mudah

Sebagian ahli menyarankan harus ada perubahan persepsi terhadap Matematika. Ketakutan terhadap pelajaran Matematika harus kita ubah. Karena Matematika begitu gampang dan semua orang bisa memahaminya.

Untuk membantu anak cepat memahami Matematika, selain metode Gasing, cara lain bisa dilakukan dengan konsep bermain, dan lakukan latihan sesering mungkin. Jika sudah mengerti, dua jam sehari latihan mengerjakan soal Matematika akan terasa cepat karena sudah dianggap sebagai hal yang mengasyikkan.

Read More......

Thursday, March 8, 2012

Pendaftaran SNMPTN Jalur Ujian Tertulis Dimulai 10 Mei 2012

Apabila Pendaftaran Snmptn Jalur Undangan akan ditutup pada tanggal 10 Maret 2012, maka Pendaftaran SNMPTN Jalur Ujian Tertulis baru akan dimulai pada tanggal 10 Mei 2012. Pendaftaran akan diselenggarakan secara online dimulai pada 10-31 Mei 2012, sedangkan pelaksanaan ujiannya pada selama 2 (dua) hari dari tanggal 12-13 Juni 2012, setiap peserta akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000 untuk IPA dan IPs serta Rp 175.000 untuk IPC. Berkaitan dengan Pendaftaran SNMPTN Jalur Ujian Tertulis 2012, kami menyampaikan beberapa info penting.


1. Latar Belakang

Jalur Ujian Tertulis dan Keterampilan merupakan salah satu jalur SNMPTN yang diharapkan mampu memprediksi keberhasilan calon mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu di perguruan tinggi. Ujian tertulis menggunakan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan validitas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda yang memadai. Disamping itu, soal SNMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan umum yang diprediksi menentukan keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), tes bidang studi dasar, tes bidang studi IPA, dan tes bidang studi IPS. Ujian Keterampilan dilakukan untuk melihat kemampuan dalam bidang keolahragaan dan kesenian.

2. Tujuan
  1. Menjaringcalonmahasiswa yang diprediksi berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi.
  2. Memberi peluang bagi calon mahasiswa untuk memilihlebih dari satu program studi di perguruan tinggi lintas wilayah tanpa harus memperhatikan kesamaan lokasi antara calon peserta dan PTN yang dipilih.


3. Ketentuan Umum dan Persyaratan

3.1 Ketentuan Umum

Jalur ujian tertulis dan keterampilan adalah mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui ujian tertulis dan keterampilan yang dilakukan serentak secara nasional. Lokasi pelaksanaan SNMPTN dibagi menjadi 4 wilayah. Penjelasan tentang pembagian wilayah dapat dilihat dalam Panduan Peserta yang dapat diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id.

3.2 Persyaratan


  1. Pendaftaran
    1. Lulusdari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2010, 2011, dan 2012. Lulusan tahun 2010 dan 2011 memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara dan lulusan tahun 2012 sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.
    2. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di perguruan tinggi.
    3. Tidak buta warna bagi program studi tertentu.
  2. Penerimaan
  3. Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional, lulus seleksi jalur ujian tertulis SNMPTN 2012, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.


4. Pendaftaran dan Tata Cara Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara online dan tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://ujian.snmptn.ac.id. Tatacara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.snmptn.ac.id mulai tanggal 11 Maret 2012.
Pendaftaran online dimulai tanggal 10 – 31 Mei 2012.



5. Jenis Ujian
5.1. Ujian Tertulis dengan materi :


  1. Tes Potensi Akademik (TPA)
  2. Tes Bidang Studi (TBS) Prediktif:

  1. Tes Bidang Studi Dasar terdiri atas mata ujian Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
  2. Tes Bidang Studi IPA terdiri atas mata ujian Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
  3. Tes Bidang Studi IPS terdiri atas mata ujian Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.


5.2. Ujian Keterampilan untuk:

  1. Program Studi bidang Keolahragaan
  2. Program Studi bidang Ilmu Seni


6. Penyelenggaraan Ujian Keterampilan untuk Program Studi Bidang Keolahragaan dan Bidang Ilmu Seni
Peserta ujian yang memilih program studi bidang keolahragaan dan/atau Ilmu Seni diwajibkan mengikuti Ujian Keterampilan yang dilaksanakan pada tanggal 14 dan/atau 15 Juni 2012. Peserta Ujian dapat mengikuti ujian keterampilan di perguruan tinggi negeri (PTN) yang memiliki program studi yang dipilih.Daftar PTN yang memiliki program studi penyelenggara ujian keterampilan secara lengkap dapat dilihat di laman SNMPTN 2012.

7. Jadwal Ujian
7.1. Ujian Tertulis





Selasa, 12 Juni 2012 Tes Potensi Akademik
Tes Bidang Studi Dasar
Rabu, 13 Juni 2012 Tes Bidang Studi IPA
Tes Bidang Studi IPS


7.2. Ujian Keterampilan
Ujian Keterampilan dilaksanakan pada tanggal 14 dan/atau 15 Juni 2012.

8. Penilaian Hasil Ujian
Penilaian hasil ujian menggunakan ketentuan sebagai berikut:
Jawaban BENAR : + 4
Jawaban SALAH : - 1
Tidak Menjawab : 0
Penilaian dilakukan dengan pembobotan mata ujian yang mempertimbangkan kelompok program studi yang dipilih. Oleh karena itu, setiap mata ujian harus dikerjakan sebaik mungkin dan tidak ada yang diabaikan.

9. Kelompok Ujian
Kelompok ujian tertulis SNMPTN terbagi menjadi 3 (tiga):


  1. Kelompok Ujian IPA
  2. Kelompok Ujian IPS
  3. Kelompok Ujian IPC


Setiap peserta dapat mengikuti kelompok Ujian IPA, IPS, atau IPC tidak harus sesuai dengan jurusan SMA/MA/SMK/MAK yang bersangkutan.

10. Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan


  1. Program Studi yang ada di Perguruan Tinggi Negeri dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Program Studi kelompok IPA dan IPS.
  2. Setiap peserta kelompok ujian IPA atau IPS dapat memilih maksimal 2 (dua) program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti.
  3. Setiap peserta kelompok ujian IPC dapat memilih maksimal 3 (tiga) program studi dengan catatan minimal satu program studi kelompok IPA dan satu program studi kelompok IPS.
  4. Urutan dalam pemilihan Program Studi menyatakan prioritas pilihan.
  5. Peserta ujian yang memilih hanya 1 (satu) program studi boleh memilih program studi dari PTN di Wilayah mana saja.
  6. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu program studi tersebut harus merupakan program studi dari PTN yang berada dalam satu Wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat dari PTN di luar Wilayahnya.
  7. Daftar program studi, daya tampung tahun 2012, dan jumlah peminat tahun 2011 akan dicantumkan dalam Buku Panduan Peserta yang dapat dilihat di laman http://www.snmptn.ac.id.


11. Biaya Ujian Tertulis dan Keterampilan
Biaya Ujian Tertulis dan Keterampilan adalah :


  1. Rp.150.000,00 (Seratus lima puluh ribu rupiah) per peserta untuk kelompok IPA atau Kelompok IPS.
  2. Rp.175.000,00 (Seratus tujuh puluh lima ribu rupiah) per peserta untuk kelompok IPC (IPA dan IPS).
  3. Rp.150.000,00 (Seratus lima puluh ribu rupiah) per peserta per ujian keterampilan bagi yang memilih program studi yang mempersyaratkan ujian keterampilan.
  4. Biaya ujian dibayarkan ke Bank Mandiri. Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.


12. Pengumuman Hasil Ujian
Hasil ujian diumumkan di laman http://www.snmptn.ac.id yang dapat diakses pada hari Sabtu, 7 Juli 2012 mulai pukul 19.00 WIB.

13. Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana


  1. Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman resmi http://www.snmptn.ac.id.
  2. Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui Twitter SNMPTN:@2012snmptn, Facebook http://www.facebook.com/groups/snmptn, http://halo.snmptn.ac.id, dan call center: 08041450450
  3. Alamat Panitia Pelaksana SNMPTN 2012:Direktorat Pendidikan, Gedung Rektorat ITB lantai 4, Jl.Tamansari No.64 Bandung 40116.Telp/Fax. (022) 2530689; e-mail: panitia@snmptn.ac.id.


14. Peserta Pelamar Bidikmisi

  1. Calon peserta Bidikmisi terlebih dahulu harus mendaftar ke laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  2. Calon peserta Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Ditjen Dikti akan memperoleh KAP dan PIN untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis melalui laman http://ujian.snmptn.ac.id, tanpa harus membayar biaya ujian.
  3. Calon peserta Bidikmisi yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan seleksi Jalur Undangan atau dinyatakan tidak diterima melalui seleksi Jalur Undangan, maka KAP dan PIN dapat digunakan kembali untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis tanpa harus membayar biaya ujian.
  4. Apabila calon peserta Bidikmisi telah dinyatakan lulus melalui seleksi Jalur Undangan dan berkeinginan untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis, maka PIN yang telah diperoleh dinyatakan tidak berlaku dan yang bersangkutan harus membayar biaya ujian dengan menggunakan KAP yang telah diperoleh sebelumnya.


15. Lain-Lain
Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN 2012 akan diinformasikan melalui laman SNMPTN 2012 dan menjadi bagian dari Prosedur Operasional Baku (POB) SNMPTN 2012.



Alur Pendaftaran Snmptn Jalur Tulis 2012



Read More......
 

Home | Social Media | Biografi Artis | Iptek | Universitas Negeri | Universitas Swasta

Enersi © Website Design by World Databases | Supported by : World Sharings